Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Sabtu, 20 November 2010

MEMENTO MORI


Renungan Minggu Peringatan untuk orang-orang yang sudah meninggal

Kata ini adalah sebuah frase dari bahasa Latin yang berarti  Ingatlah hari kematianmu” atau “ Ingatlah bahwa engkau  akan mati” atau “ remember to die”.
Ungkapan “Memento mori” pertama sekali muncul ketika pasukan Roma berparade merayakan kemenangannya berperang.  Para Tawanan / Budak ikut di arak dalam parade tersebut dan berjalan dibelakang Panglima perang Roma. Pada saat itulah para tawanan tersebut menyerukan “Memento mori, Respice post te! Hominem te memento!" maksudnya “ Lihatlah kebelakang, suatu saat engkau pasti akan jatuh”.  Para tawanan itu ingin mengingatkan Jenderal Panglima Perang Roma bahwa saat ini dia boleh bangga dan bersukacita karena kemenangnya, namun suatu saat dia juga pasti mengalami kekalahan (kematian). (seperti dicatat oleh Tertullian dalam bukunya Apologeticus) .

Gereja dan kekristenan untuk selanjutnya memakai istilah “ Memento mori”  untuk mengingatkan umatnya bahwa hidup ini hanyalah persinggahan sementara, Semua orang pasti akan mengalami kematian. Sehingga manusia itu harus sadar bahwa tidak ada yang abadi di dalam dunia ini. Pengkhotbah 3:1-2 berkata : “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;”.

“Memento mori” bukan untuk menakut-nakuti kita, namun mengingatkan kita agar senantiasa bersiap diri menanti ajal yang pasti datang. Mengapa dan bagaimana kita harus  menyiapkan diri ?
  • Hidup ini singkat, oleh karena itu manfaatkanlah waktu yang ada untuk senantiasa melakukan hal-hal yang baik dalam hidup ini
  • Perbaiki diri terus menerus, sehingga ketika ajal kita tiba kita berada dalam sikap dan sifat terbaik dalam hidup kita
  • Bertobatlah, jangan menunda waktu untuk bertobat, sebab kematian datang tidak pakai aba-aba atau pemberitahuan.
Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur. ( 1 Pet 1:24)

Utm/20.11.10



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HTML