Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Rabu, 01 Januari 2014

SELAMAT TAHUN BARU

SELAMAT TAHUN BARU 2014

TUHAN MEMBERKATI


"ALE TUHAN DEBATA, SAI PARROHAI MA HAMI MAMILANGI ANGKA ARI-ARI NAMI, ASA DAPOTAN ROHA NA BISUK HAMI ". AMEN

Senin, 25 November 2013

SELAMAT NATAL

SELAMAT NATAL 25-26 Des 2013


Dari Kiri-Kanan : Niel Rahmat Utama Nainggolan, Sion Ridho Utama Nainggolan, UTM Nainggolan, Grace Kasih Utami Nainggolan, Evalina Hutauruk, Natasya Karunia Utami Nainggolan, Dithasari Rizky Utami Nainggolan
Kami Sekeluarga mengucapkan :
Selamat natal 2013 & selamat menjelang tahun baru 2014, kiranya kelahiran Kristus membawa damai di hati kita masing-masing pribadi, keluarga, gereja, masyarakat dan bangsa kita.

Jumat, 13 September 2013

Khotbah Minggu, 15 Sep 2013



BERSYUKUR UNTUK KASIH KARUNIA TUHAN
1 Tim 1:12-17
1:12 Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku --
1:13 aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.
1:14 Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
1:15 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.
1:16 Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.
1:17 Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin

Pengantar
Surat Paulus kepada Timotius ini termasuk dalam kelompok surat pastoral, karena memang isinya memuat berbagai nasehat dan penggembalaan terhadap Timotius (termasuk kepada Titus), dengan maksud supaya mereka tetap teguh dalam pelayanan dan pemberitaan injil. Paulus sangat mengasihi Timotius, sehingga Paulus menyebutnya sebagai   anakku yang sah di dalam iman: kasih karunia”. (1 Tim 1:2). Sebutan yang sama juga dinyatakan Paulus terhadap Titus (Titus 1:4). Timotius (juga Titus) adalah rekan sepelayanan Paulus di jemaat yang dirintis oleh Paulus sendiri. Timotius melayani di jemaat Efesus dan Titus melayani di jemaat Kreta.
Khusus mengenai Timotius, Paulus sepertinya sangat mengenal betul latar belakang keluarganya.  Hal terlihat dari pernyataan Paulus dalam 2 Tim 1:5 “Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu”. Memang, Alkitab mencatat bahwa Timotius adalah anak seorang ibu Yahudi yang sudah percaya dan ayahnya seorang Yunani, dia adalah seorang murid yg dikenal baik di wilayah pelayanan Paulus di Listra da Ikonium, sehingga Paulus memilih dia untuk ikut serta dalam perjalanan penginjilannya sampai akhirnya Paulus meminta Timotius untuk tinggal di Efesus menggembalakan jemaat disana.. (Kis 18:1-3; 1Tim1:3).
Dalam  Surat Paulus Yang Pertama Kepada Timotius ini, ada tiga  hal yang berkaitan yang disampaikan Paulus kepada Timotius :

  • Pertama, mengingatkan Timotius terhadap ajaran-ajaran salah yang terdapat di dalam jemaat. Ajaran-ajaran itu merupakan campuran faham Yahudi dan faham bukan Yahudi berdasarkan kepercayaan bahwa semesta alam sudah jahat, dan keselamatan hanya dapat diperoleh kalau orang mempunyai pengetahuan tentang rahasia tertentu, dan mentaati peraturan-peraturan seperti misalnya peraturan tidak boleh kawin,  pantang makanan-makanan tertentu dan lain sebagainya.
  • Kedua, ialah petunjuk-petunjuk kepada Timotius mengenai pengurusan jemaat dan mengenai ibadah. Dijelaskan baginya sifat-sifat orang yang boleh menjadi penilik dan pembantu jemaat.
  • Ketiga, Timotius diajar mengenai bagaimana ia dapat menjadi seorang hamba Yesus Kristus yang baik dan mengenai tanggung jawabnya terhadap setiap golongan orang yang menjadi anggota jemaat. 

Nats minggu ini termasuk dalam kelompok pertama, yaitu pengantar tugas kepada Timotius untuk menghadapi ajaran-ajaran lain yang bertentangan dengan injil. Untuk menjalankan tugas itu, terlebih dahulu Paulus menguatkan Timotius dengan kesaksian terhadap dirinya sendiri yaitu bahwa kasih karunia Allah telah membawanya keluar dari kegelapan kepada terang Tuhan. Paulus ingin mendorong semangat Timotius dengan suatu kesaksian dan doksologi yang hebat; kemudian memberikan tugas resmi serta ilustrasi tentang berbagai akibat yang muncul kalau orang tidak mempertahankan nurani yang baik.


TARULANG

Nunga Tarulang

Nunga lobi hurang 3 (tolu) bulan songon na tarulang alaman ni blog on, ndang apala sanga be tingki manuan angka suan-suanan partondion marhite jamita si ganup minggu. Alani molo tung sahali-sahali be iba sanga maningkir suan-suanan naung adong i dohot manuan suan-suanan na imbaru unang gabe dao rohanta sian angka ulaon na manguhal inganan hatubuan ni suan-suanan na sian Debata na arga i. Godang dope angka suan-suanan na dumenggan na dipatupa angka naposo ni Tuhanta na boi idaonta, na boi mangalehon parbue na denggan tu hita saluhutna. Horas ma di hita!

Selasa, 30 Juli 2013

PESTA PEMBANGUNAN HKBP TIGARAKSA



PESTA PEMBANGUNAN & PENGGALANGAN DANA HKBP TIGARAKSA

Minggu, 28 Juli 2013 bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Tangerang, HKBP Tigaraksa Kota melaksanakan Pesta Pembangunan dengan tujuan penggalangan dana untuk pembelian lahan pertapakan gereja HKBP Tigaraksa Kota, Resort Perumnas Tangerang, Distrik XXI Banten. Acara tersebut di hadiri oleh sekitar 800 orang jemaat termasuk para undangan yang memenuhi ruangan Gedung GSG Pemkab Tangerang tersebut.

Acara diawali dengan Kebaktian minggu yang berlangsung dengan hikmat, dipimpin oleh Pdt. Abdul Simanjuntak (Pendeta Resort HKBP Perumnas Tangerang) sebagai liturgis, Pdt. Bintang Siregar, STh (Uluan Huria HKBP Tigaraksa) sebagai pembaca warta jemaat dan Khotbah disampaikan oleh Praeses HKBP Distrik XXI Banten Pdt. Patar S Napitupulu, MMin.

Uluan huria HKBP Tigaraksa Kota, Pdt. Bintang Siregar, STh membacakan warta jemaat sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang kepada para undangan baik pribadi maupun undangan gereja yang hadir seperti HKBP Perumnas Tangerang, HKBP Citra raya, HKBP Adiyasa dan HKBP Jatiwaringin. Selesai warta jemaat dilanjutkan dengan Laporan Panitia Pesta Pembangunan yang disampaikan oleh Gunung Eliatas Sitorus selaku Wakil Ketua Panitia Pesta.

Praeses HKBP Distrik XXI Banten Pdt. Patar S Napitupulu, MMin dalam khotbahnya yang diambil dari nats Lukas 10 :25-37, mengatakan bahwa apa yang terjadi dalam nats ini yaitu perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, sering juga terjadi dalam kehidupan kita saat ini. Kepedulian terhadap sesama seringkali dilakukan hanya jika ada hubungan emosional, pribadi dan keluarga, sehingga kita enggan untuk peduli terhadap orang lain yang tidak kita kenal. Misalnya jika ada orang yang tidak kita kenal membutuhkan pertolongan karena kecelakaan di jalan, kita sering enggan untuk membantu dengan berbagai alasan seperti : takut terlambat kerja,  tidak mau terlibat sebagai saksi, tidak mau repot, dll.



Praeses HKBP Distrik XXI Banten, Pdt. Patar S Napitupulu sedang menyampaikan Khotbah

“Untuk itulah pertanyaan ahli Taurat tentang siapakah yang bisa disebut sesama kita, harus kita renungkan kembali dengan benar, sehingga kita bisa menata ulang hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita, yang mungkin tidak satu gereja dengan kita, tidak satu suku dengan kita, bahkan dengan orang yang tidak seiman dengan kita”, tutur Pdt. Patar S Napitupulu, MMin.

Kamis, 27 Juni 2013

KHOTBAH MINGGU V TRINITATIS, 30 JUNI 2013



HAL MENGIKUT YESUS

Mat.8:18-22

8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang. b  8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia c  tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku d  dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka 1 ."

Pengantar

Pada pasal 5-7 evangelium Matius ini, yang kita kenal dengan sebutan Khotbah di Bukit, Matius  menuliskan pengajaran Yesus tentang Kerajaan Allah yang hadir di dunia ini. Kerajaan Allah itu hadir dalam Kristus dan oleh anugerah Allah Kerajaan itu terbuka bagi setiap orang.
Kemudian dalam pasal 8-9, Matius menjelaskan tentang dua hala, yaitu :

  • Pertama, bahwa tanda kehadiran Kerajaan Allah adalah takluknya keraajan iblis dan kebinasaan akan perbuatan-perbuatannya (bnd.1 Yoh.3:8b). Tentang hal itu, Matius memaparkan mujizat-mujizat yang dilakukan Yesus (menyembuhkan orang sakit kusta, menyembuhkan orang sakit dan lumpuh, orang yang dirasuki roh jahat dan membangkitkan orang mati).
  • Kedua, kehadiran Kerajaan Allah menuntut manusia mengambil keputusan untuk menerima atau menolak. Tentang hal itu Matius memaparkan tentang panggilannya untuk mengikut Kristus.