Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Selasa, 09 November 2010

BERPEGANLAH PADA KEYAKINAN YANG ENGKAU MILIKI

Pada kesempatan ini kita akan bicara tentang Keyakinan. Saya rasa kalau ingin sukses anda harus yakin pada diri anda sendiri dulu kalau anda bisa sukses. Believe in youself. Kalau anda tidak yakin pada diri anda, tidak yakin pada produk anda, anda tidak mungkin jadi sukses. Dengan kata lain, kita harus yakin dulu sebelum melangkah.
Lihat saja salesman. Kalau dia yakin pada produknya, dia akan memiliki keyakinan bahwa produknya hebat, maka diapun akan berusaha agar produk itu bisa terjual. Tapi kalau dia tidak yakin pada kehebatan produknya, dia juga tidak akan berhasil menjual. Saya punya seorang kawan salesman yang sangat yakin pada produknya. Dia dengan mudah mempromosikan produk tersebut dan melakukan penjualan yang menguntungkan. Namun pada suatu hari, ia mengetahui bahwa produknya tidaklah sebaik yang dia sangka. Maka dengan segera saja ia kehilangan kemampuan menjualnya.
Seseorang tidak akan dapat menipu hati nuraninya. Kalau anda tidak yakin produk anda, anda tidak akan bisa menjual. Demikian juga kalau anda tidak yakin bahwa diri anda bisa sukses, anda tidak akan bisa sukses!
Pada saat mengharapkan sesuatu, yang tidak kalah penting adalah yakin bahwa anda bisa meraih harapan anda tersebut. Pada saat anda berharap untuk sukses, anda juga harus yakin kalau anda bisa meraih kesuksesan yang anda dambakan itu! Jika anda bisa yakin, cepat atau lambat anda akan sukses. Tapi kalau anda tidak yakin anda bisa sukses, anda juga tidak akan pernah bisa sukses meskipun anda sudah berusaha sekuat - kuatnya dan sebaik - baiknya.
Satu kata kunci yang sederhana, 'PERCAYA bisa mengubah segalanya'. Kata ini sangat populer dan sering dipakai oleh kalangan businessman sukses tingkat dunia. Katakan "Saya PERCAYA saya BISA SUKSES". Dengan demikian anda menguatkan dasar - dasar dalam diri anda sendiri untuk meraih sukses tersebut.
Anda harus percaya kalau anda telah diciptakan oleh Tuhan dengan baik, dengan special, dengan luar biasa untuk meraih kesuksesan yang menjadi hak anda. Ingatlah bahwa dalam hidup ini, meskipun anda pernah gagal, tapi juga banyak meraih kesuksesan. Buatlah peringatan bagi tiap kesuksesan baik kecil maupun besar yang pernah anda raih dalam hidup. Sebaliknya, bila anda menemukan kegagalan, anggap saja sebagai pelajaran dan jalan yang harus dilalui sebelum akhirnya anda meraih sukses besar.
Bahkan Thomas Alfa Edison menemukan ribuan kegagalan sebelum ia akhirnya menemukan bahan yang tepat untuk bola lampunya. Pada ribuan kegagalan ini, saat anak buahnya memprotes, "Sir, kita tidak akan bisa menemukannya. Ini sudah kesekian kalinya kita mencoba dan gagal lagi". Thomas Alfa Edison hanya tertawa dan berkata, "Apa maksudmu gagal lagi? Kita sudah berhasil. Well, setidaknya kita berhasil mengetahui bahwa bahan ini tidak cocok dipakai dalam bola lampu kita!"
Demikian juga dengan Norm Larsen yang menemukan formula yang tepat untuk menciptakan anti karat yang kita kenal dengan nama WD-40. Nama WD-40 berarti "Water Displacement - 40th Attempt". (Pemindahan Air pada Percobaan ke-40).  Dalam proses ini dia sukses pada percobaannya yang ke 40.
Optimisme luar biasa telah mendorong Edison dan Larsen untuk menciptakan karya luar biasa dan membuat namanya dikenang. Bagaimana dengan diri anda? Tidakkah anda mengerti bahwa anda juga sama istimewanya dengan Edison dan Larsen, berhak atas kesuksesan yang sama? Edison percaya bahwa kelak dia akan menemukan bahan yang cocok bagi bola lampunya – dan ia menemukannnya setelah ribuan kali gagal dan terus mencoba. Larsen percaya bahwa dia pasti menemukan formula yang tepat, dan dia menemukannya setelah 40 kali percobaan. Andapun bisa mengikuti jejak Edison dan Larsen dengan PERCAYA pada diri anda bahwa anda BISA meraih SUKSES selalu. Tentu saja keyakinan itu harus dibarengi dengan KEULETAN untuk mencapai sukses.
Sayapun selalu percaya, anda adalah pribadi yang luar biasa yang dicipakan untuk SUKSES, dan SUKSES adalah milik anda semua!
Roma 14:22 Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan Allah. Berbahagialah dia, yang tidak menghukum dirinya sendiri dalam apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HTML