Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Rabu, 01 Juni 2011

SERMON EPISTEL MINGGU 05 JUNI 2011

Doa Syafaat Untuk Memperoleh Peneguhan Rohani

EFESUS 3 : 14-21
3:14 Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa,
3:15 yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya.
3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,
3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
3:21 bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin

Pendahuluan
Perikop ini merupakan doa Syafaat Paulus doa untuk jemaat Kristen di Efesus. Sebelumnya, Paulus juga mendoakan jemaat itu supaya mengerti tentang kemuliaan Kristus. (Ef. 1:15-23). Ini membuktikan betapa besarnya perhatian Paulus terhadap orang-orang Efesus yang telah menjadi pengikut Kristus oleh karena penginjilannya.
Seyogianyalah jika Doa Paulus ini juga menjadi doa syafaat para hamba Tuhan agar para jemaat berakar, bertumbuh dan  dibangun dalam Kristus serta bertambah teguh dalam iman sesuai dengan firman yang telah diajarkan kepada mereka (Kol. 2:7).

Penjelasan

  • Ay. 14, Kata “itulah sebabnya” menghubungkan Ef 3:1-13 dan Ef 3:14-21. Dalam Ef 3:1-13, Paulus tahu bahwa Allah menghendaki ia untuk memberitakan injil kepada orang-orang non Yahudi (ay 8). Itulah sebabnya Paulus berdoa untuk orang-orang kafir tsb (Ef 3:14-21). Dari sini bisa kita lihat bahwa pemberitaan Firman Tuhan dan doa selalu berjalan bersama-sama. "....aku sujud ”, sujud berarti sikap berdoa dengan berlutut. Hal itu menunjukkan penyerahan diri dan pengakuan kuasa Allah yang jauh lebih tinggi daripada kita.kepada Bapa”, kita melihat bahwa Doa yang diajarkan Yesus maupun Paulus memiliki kesamaan dalam hal menyebut Allah sebagai "Bapa." Karena memang DIAlah Allah Bapa kita dan sebagai orang percaya, kita telah diangkat menjadi Anak Nya.
  • Ay. 15, yang dari padaNya semua turunan yang di dalam surga dan di atas bumi menerima namaNya. “Turunan” berarti seluruh keluarga (the whole family),di surga dan di bumi”., kata-kata ‘di surga’ menunjuk kepada orang percaya yang sudah mati dan sudah berada di surga, dan “di bumi” menunjuk kepada orang-orang percaya yang masih hidup. Dari situ kita bisa lihat bahwa bukan hanya orang percaya yang masih ada di dunia ini yang menerima Yesus, tetapi juga termasuk orang-orang percaya yang sudah mati.
  • Ay. 16, “Aku berdoa supaya Ia, Menurut kekayaan kemuliaanNya”. Doa syafaat harus selalu di dasarkan kepada keyakinan bahwa Allah akan menjawab doa kita menurut kekayaan kemuliaanNya, dan itu berarti Ia selalu bisa menjawab doa kita.menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu”, Roh Kuduslah yang menyebabkan kita kuat! Segala yang baik yang dapat kita lakukan adalah karena kasih karunia Allah, tetapi yang jahat kita laku­kan sendiri (bdk. 1Kor 15:9-10).
  • Ay. 17, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Mengapa Paulus berdoa supaya Kristus diam dalam hati mereka? Bukankah mereka itu sudah menjadi orang per­caya, dan dengan demikian Kristus pasti sudah ada dalam hidup mereka? Memang mereka sudah punya Kristus, tapi ‘diam (tinggal)’ mempunyai tingkatan. Sama halnya kalau kita berdoa supaya Allah hadir dalam kebaktian. Allah itu maha ada dan Ia pasti sudah hadir, tetapi mengapa diminta hadir lagi. Karena Allah hadir dengan cara dan sikap yang berbeda dalam kehidupan kita.   Sedangkan kata “Berakar dan berdasar” menunjuk pada pohon, sedangkan ‘berdasar’ menunjuk pada bangunan. Kalau kita berakar dan berdasar dalam kasih, kita menjadi seperti pohon / bangunan yang kokoh. 
  • Ay. 18, Kalau kita berakar dan berdasar di dalam kasih, maka kita bisa memahami luasnya kasih Kristus. ‘bersama-sama dengan segala orang kudus’  artinya bahwa orang kristen yang hidup menyendiri hanya bisa mengerti sedikit sekali tentang kasih Kristus. Tetapi jika bersama-sama dengan segala orang kudus (bersekutu) maka ia bisa lebih mengerti kasih Kristus. 
  • Ay. 19, Kasih Kristus melampaui pengetahuan. Ini berbeda dan bertentangan dengan akal manusia. Manusia selalu mengandalkan akal dan pengetahuannya, sehingga sering kali melupakan kasih Kristus.Supaya kamu dipenuhi dalam seluruh kepenuhan Allah”, “kepenuhan” artinya kelimpahan dan  kesempurnaan. Ada 2 kemungkinan tentang arti ayat ini yaitu Paulus minta supaya mereka dipenuhi oleh kepenuhan Allah atau Paulus minta supaya mereka dipenuhi / disempurnakan sampai mencapai kepenuhan Allah (proses). Kalau melihat Mat 5:48 dan 1Pet 1:15-16, maka kemungkinan besar arti ke dua yang benar. Jadi kepenuhan / kesempurnaan Allah adalah standard / tujuan yang harus kita capai. Dan kita baru akan disempurnakan pada waktu kita mati (Ibr 12:23). 
  • Ay. 20-21, Kita melihat bahwa Paulus mengawali (ay. 15) dan mengakhiri doanya (ay 20-21) dengan pujian. Ayat 20-21 ini adalah Doxology yang  menunjukkan iman Paulus bahwa Allah bisa menjawab doa, karena ia mengatakan: ‘Allah dapat melakukan jauh lebih banyak dari semua yang kita doakan atau pikirkan’ . Paulus memang meminta sesuatu yang besar, tetapi pikirannya ditujukan kepada Allah yang jauh lebih besar dari permintaannya.  Pada waktu kita berdoa, jangan terus menujukan pikiran pada besarnya masalah yang kita hadapi, tetapi tujukanlah pada kebesaran / kemahakuasaan Tuhan yang jauh lebih besar daripada masalah kita!
Kesimpulan
Ada lima permintaan dalam doa ini bagi orang-orang Kristen di Efesus dan bagi kita.
  1. Supaya kita dikuatkan dan diteguhkan oleh Roh-Nya di dalam batin kita. Roh Kudus adalah sumber kekuatan rohani kita. Yesus berkata, "Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu" (Kisah Para Rasul 1:8). Kita perlu dipenuhi dengan Roh Kudus dan kita perlu berdoa agar kuasa-Nya dan kekuatan-Nya menjadi milik kita setiap hari.
  2. Supaya Kristus boleh diam di dalam hati kita oleh iman. Itu berarti bahwa Kristus akan berada di dalam hati kita. Apakah Yesus ada di dalam hati kita? Supaya Kristus terus ada di dalam hati kita, maka kita perlu dibersihkan dengan darah-Nya yang kudus. Pekerjaan Roh Kudus ialah membuat Kristus nyata hidup dalam hati kita. Apakah Kristus sungguh-sungguh memiliki hati kita? Apakah Ia menguasai kehendak kita? 
  3. Kasih yang berakar serta kuat. Supaya orang-orang percaya dapat mengenal kasih Kristus bagi mereka dengan sungguh-sungguh. Orang-orang Kristen harus sepenuhnya memiliki dasar dalam kasih. Mereka memerlukan kasih karunia Kristen. 
  4. Supaya kita dapat (menjadi kuat) memahami bersama dengan semua orang kudus (suatu persekutuan yang terbuka bagi semua orang percaya) betapa lebarnya, panjangnya, tingginya, dan mengetahui dalamnya kasih Kristus yang melampaui segala pengetahuan. Inilah kasih yang sulit dilukiskan. Paulus berdoa agar pengenalan akan kasih Kristus boleh semakin bertumbuh, meskipun kepenuhan kasih Kristus itu di luar kemampuan pikiran manusia. 
  5. Sasaran terakhir dari doa Paulus ialah supaya para pengikut Kristus boleh dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Paulus ingin mereka menjadi serupa dengan gambar Anak-Nya (Allah) -- gambar Kristus (Roma 8:29). Paulus memberikan petunjuk mengenai hal ini dalam 2 Korintus 3:18, "Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung! Kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya dalam kemuliaan yang semakin besar."
Kita perlu dikuatkan oleh Roh Kudus supaya Kristus akan tetap tinggal di dalam hati kita. Maka kita akan semakin mengenal kasih Kristus dan kita akan dipenuhi dengan kepenuhan moral yang mulia dari Kristus. AMIN

Sumber :
-          www.doa.sabda.org
-          www.golgathaministry.org

 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HTML