Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Rabu, 09 Maret 2011

SERMON EPISTEL MINGGU INVOCAVIT, 13 MARET 2011

Nats epistle     : Mzm 91:1-9
Thema            : Hidup dalam Lindungan Tuhan

91:1 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa
91:2 akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."
91:3 Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.
91:4 Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.
91:5 Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang,
91:6 terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.
91:7 Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.
91:8 Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.
91:9 Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,

Pengantar

Mazmur 91 ini sering juga disebut sebagai Nyanyian keinginan atas Perlindungan Tuhan, Mazmur ini sering dibacakan dalam ibadah Yahudi sewaktu hari Sabath di Sinagoge. Isinya menggambarkan betapa Tuhan senantiasa menjaga dan melindungi hambaNya dari berbagai macam kesusahan yang terjadi dalam kehidupan ini.
Kitab Mazmur ialah kitab yang dituliskan oleh beberapa penulis dan telah melewati proses yang panjang sehingga menjadi satu kitab yang utuh. Kitab Mazmur diambil dari bahasa Ibrani : mizmor atau seringkali dieja sebagai mitsmor. Dalam beberapa bahasa Eropa kitab ini disebut "Psalm" atau “Psalmen” yang berasala dari bahasa Yunani: "Psalmos". Yang artinya “Puji-pujian Dalam bahasa Melayu kitab ini disebut kitab Zabur, dari bahasa Arab.
Dalam nats ini pemazmur menunjukkan bahwa Perlindungan Tuhan  adalah mutlak dalam kehidupan manusia, dengan perlindungan Tuhan manusia bisa melewati segala macam kesulitan dalam hidupnya, sehingga kita tidak perlu kuatir dalam hidup ini sebab Tuhan itu Mahatinggi dan Mahakuasa.
Nats ini semacam responsoria yaitu pembacaan firman yang saling bergantian. Ayat pertama dibacakan oleh seorang Imam, kemudian ayat kedua oleh jemaat, dst.

Penjelasan

Ay. 1-2, menggambarkan 5 sebutan untuk Allah :
-          Allah yang Maha Tinggi, pencipta langit dan bumi ( bd.Kej. 14:19)
-          Allah yang Maha Kuasa (bd.Kel. 6:2)
-          Allah yang abadi, Tempat perlindungan (bd.Ul. 33:27)
-          Allah Bukit batu, Kubu Pertahanan dan penyelamat (bd.2 Sam 22:2)
-          Allah yang kupercayai
Sebutan ini menunjukkan betapa pemazmur menempatkan Allah sebagai figure yang berada diatas segalanya. Sebutan yang sama sudah pernah ada di masa Abraham, Musa dan nabi Samuel.

Ay. 3, merupakan jaminan yang akan kita dapatkan jika kita percaya sepenuhnya kepada perlindungan Tuhan 
-          Jaminan keamanan dari jerat perangkap burung, artinya bahwa kehidupan kita kita senantiasa diancam oleh jeratan/ perangkap musuh (iblis) yang senantiasa mengincar kita sebagai  anak-anak Tuhan. Sebgaimana tertulis dalam 1 Pet 5:8 : “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya”. Namun dalam perlindungan Tuhan, kita akan bebas dari jeratan dan perangkap tersebut.
-          Jaminan bahwa kita akan terhindar dan terlindungi dari penyakit sampar yang busuk, Penyakit sampar adalah sejenis wabah penyakit yang menyerang hamper semua orang yanga da dalam suatu wilayah. Dalam Alkitab seringkali penyakit ini digambarkan sebagai akibat murka Allah (I Taw 21:14). Sehingga dikatakan bahwa dengan perlindungan Allah kita akan terhindar dari wabah tersebut.

Ay. 4, menggambarkan bahwa perlindungan Allah bukan hanya sesaat tetapi disertai dengan kesetiaan-Nya. Perlindungan Allah digambarkan bagaikan kepak sayap burung yang melindungi anak-anaknya dari panas dan dingin, dan kesetianNya digambarkan bagaikan pagar dan perisai yang mampu melindungi kita dari hantaman senjata musuh (iblis).

Ay. 5-7, menggambarkan berbagai macam kesusahan yang kita hadapi, penyakit, perang, pembunuhan massal dan banyak lagi hal-hal buruk yang bisa terjadi dalam kehidupan kita. Sama seperti yang terjadi hari-hari ini, kesulitan ekonomi, konflik politik, masalah-masalah social, penyakit yang tidak ada obatnya, dll.

Ay. 8-9, mengingatkan kepada kita bahwa jika kita ada dalam perlindungan Allah, kita tidak perlu takut dan kuatir terhadap semuanya itu, sebab Tuhan Allah memberi jaminan keselamatan kepada umatNya yang percaya dan mencari perlindungan kepadaNya. Kita hanya perlu duduk diam di hadiratNya dan menantikan pembalasan Tuhan terhadap orang-orang fasik, sebagaimana dikatakan dalam Kel.14:14 “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”

Penutup

Mazmur 91 ini ingin mengatakan bahwa ada jaminan keselamatan bagi orang yang mau menyerahkan dirinya di bawah perlindungan Allah.
Penyakit boleh datang, masalah boleh ada, kesulitan-kesulitan boleh terjadi dalam hidup kita, namun sebagai orang percaya yang telah menyerahkan diri kepada perlindungan Tuhan, semua itu tiadk akan membuat kita jatuh. Sebab Allah akan memerintahkan para malaikatNya untuk menjaga dan melindungi tubuh dan jiwa kita dan Allah siap menjadi pagar tembok dan perisai kita ketika kita menghadapi ancaman, tantangan dan gangguan dari musuh. AMIN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HTML