Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Senin, 18 Oktober 2010

PENGURUS MARGA NAINGGOLAN SIBATUARA se-INDONESIA PERIODE 2010-2015 DIKUKUHKAN


Pengurus Punguan Pusat Nainggolan Sibatuara, Diantaranya DJ HM Nainggolan (ketua umum, keempat dari kiri) RE Nainggolan (penasehat ketiga dari kanan) dan Palar Nainggolan (penasehat, ketiga dari kiri) foto bersama usai pengukuhan pengurus di Jakarta, Sabtu (16/10).

RE Nainggolan: Jauhkan Sikap Egois
Jakarta (SIB)
Pengurus perkumpulan marga Nainggolan Batuara se-Indonesia (Parnasib) periode 2010-2015 resmi dikukuhkan. Pengukuhan berlangsung di Jakarta, Sabtu (16/10) dan dihadiri dua ratusan tokoh-tokoh marga Nainggolan Sibatuara mewakili berberapa daerah di tanah air. Di antaranya Palar Nainggolan (anggota DPRD Sumatera Utara), RE Nainggolan (Sekda Prov. Sumatera Utara), Pdt Binsar Nainggolan dan Brigjen (Purn) Guncang Nainggolan.

Pengurus yang dikukuhkan terdiri dari DJ Nainggolan (Ketua Umum), Lancer Nainggolan SH (Sekretaris), Drs S Sihombing MM (bendahara). Di jajaran penasehat antara lain Marihot Nainggolan, Kol (Purn) AH Nainggolan, Letkol (purn) Manuel Nainggolan dan Kol Purn Parlin Nainggolan.
Dj H Nainggolan yang ditetapkan sebagai ketua umum dalam sambutannya mengatakan pengukuhan kepengurusan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan raya Nainggolan Sibatuara se-Indonesia yang digelar di Jakarta, Februari 2010. “Struktur dan personil kepengurusan disesuaikan dengan agenda dan program kerja organisasi lima tahun ke depan,” ujar Dj H Nainggolan.
Ke depan, Kata Dj Nainggolan, organisasi akan melakukan pendataan warga agar diperoleh data akurat tentang jumlah dan potensi yang ada. Disamping itu, hal penting yang akan dilakukan adalah menyusun dan menata kembali silsilah (tarombo) keturunan Nainggolan Sibatuara agar lebih lengkap.
Menurut Dj H Nainggolan, saat ini potensi marga Nainggolan Sibatuara cukup berkembang pesat. Ini dibuktikan dengan banyaknya putra-putri terbaik Nainggolan Sibatuara menduduki posisi strategis di berbagai bidang. “Kini putra-putri terbaik kita banyak yang duduk dalam jabatan penting, baik di eksekutif, politik, kemiliteran dan dunia usaha,” ujarnya.
Potensi ini, kata Nainggolan harus terus digali, dihimpun dan diberdayakan agar menjadi kekuatan besar dan dimanfaatkan oleh seluruh keturunan Nainggolan Sibatuara, terutama bagi generasi muda. Dukungan potensi inilah yang diharapkan mendorong organisasi untuk menjalankan program-program yang berkualitas.
RE Nainggolan: Hindari Egoisme
Sementara itu, RE Nainggolan yang duduk sebagai penasehat dalam sambutannya mengatakan, organisasi marga harus dibangun dan dikelola dengan cermat dan harus terhindar dari unsur subyektif dan egois. Sebaliknya, yang harus dikembangkan adalah sikap persaudaraan dan saling memahami serta saling mengalah sesuai dengan falsafah Batak, dalihan natolu.
RE Nainggolan juga menghimbau seluruh warga organisasi untuk menyadari kewajibannya terhadap organisasi ini. “Hendaknya kita lebih bertanya apa yang kita telah berikan kepada punguan, dan tidak bertanya apa yang telah diberikan punguan kepada kita,” ujarnya.
Ditambahkannya, perkumpulan marga harus disadari dapat menjadi wadah yang bermanfaat memberikan jawaban atas permasalahan umum yang dihadapi anggotanya. “Saya tertarik dengan pemikiran Letjen Purn Romulo Simbolon yang mengatakan marga dalam bahasa Jawa adalah margo yang berarti jalan. Marga harus dapat menjadi jalan atau sarana untun meraih sukses,” ujar Sekda Provinsi Sumatera Utara ini.

sumber : hariansib

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HTML