Selamat datang di blog sederhana ini, kiranya menjadi berkat bagi kita semua

Rabu, 22 Juli 2009

IBU

Hari ini, saya dikabari oleh adik saya bahwa "Omak" (Ibu, red) harus opname di RSU Sibolga disebabkan penyakit yang sudah lama dideritanya. Saya tidak bisa berkata apa-apa, kecuali berdoa supaya Tuhan menguatkan "Omak' menghadapi penyakitnya. Saya, adalah anak laki-laki tertua dalam keluarga saya (Kami ada berempat), Dua Kakak Perempuan saya dan satu adik laki-laki tinggal di Sibolga yang selama ini menjaga dan merawat "Omak" sejak ditinggal oleh almarhum Ayah dan meninggalkan kampung halaman di Lumbanrihit-Sipoholon,
Omak memilih tinggal bersama Keluarga Adik saya (bersama "Parumaen " dan kedua "pahompunya"). Saat ini "Omak" sudah berusia 69 tahun, di usia senjanya, beliau sudah sering sakit-sakitan dan selalu dalam perawatan. Hari-harinya dilewatkan bersama "pahompu"nya yang lucu, kadang terlihat dia bahagia bila bercanda dengan "pahompu"nya, tetapi sering juga menarik nafas panjang dan berusaha menegakkan punggungnya yang sudah membungkuk (mungkin karena latar-belakang kehidupannya sebagai petani yang sering membawa beban berat dipunggungnya). Suaranya yang tersengal-sengal membuatku terenyuh jika aku berkomunikasi dengan beliau lewat telepon, seakan nafasnya berat akibat tekanan penyakit yang menderanya. Kami berempat memang semuanya sudah berkeluarga, bahkan kakak-kakakku sudah mempunyai cucu, sehingga dalam tradisi orang batak "Omak" disebut "marnono" (mempunyai cicit dari anak perempuannya). Tetapi semua anak, cucu dan cicitnya sibuk dengan kegiatannya masing-masing, sehingga ketika diputuskan untuk opname di RS, permasalahan timbul tentang siapa yang akan menjaga "Omak" di RS. Aku (yang berada jauh di perantauan ini), juga mengalami kesibukan yang sama yang tak bisa kutinggalkan, Istriku juga tak mungkin meninggalkan rumah dan anak-anakku yang sudah masuk sekolah dan yang masih kecil. Hatiku bergumul, aku menghubungi saudara-saudaraku yang ada di Bonapasogit, alasan yang sama membuatku kesal bercampur cemas terhadap keadaan "Omak". Hari ini, "Omak" tetap harus Opname, Apakah kesibukan anak-anaknya akan membiarkan "Omak" sendirian di RS atau haruskah aku mencari orang lain untuk dibayar menjaga "Omak"?, sungguh menyedihkan. Tidak ada yang bisa kulakukan hari ini untuk "Omak", Doaku besertamu. ( Sementara ini kutulis, aku masih berkomunikasi dengan adikku)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HTML